Hadir di Samarinda, Medina Kembangkan Potensi Bisnis Para Ibu

Hadir di Samarinda, Medina Kembangkan Potensi Bisnis Para Ibu

August 16, 2017

Rasa keingintahuan yang tinggi yang dimiliki oleh perempuan membuat perempuan Indonesia terus mengalami perkembangan dari masa ke masa. Banyak perempuan dan ibu-ibu  mulai mengembangkan potensi dirinya dengan membuka sebuah bisnis baru yang tidak hanya sebagai wujud pengembangan diri, tapi juga untuk meningkatkan nilai ekonomi.  Acara Medina Inspirative Talk (MIT) menjadi salah satu wadah untuk menghasilkan potensi tersebut. Setelah beberapa hari sebelumnya mengunjungi Makassar, Medina hadir di Kota Samarinda, Selasa (15/08/17).

Dalam kesempatan ini, Medina Inspirative Talk (MIT) berkolaborasi dengan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS) dan Komunitas Wirausaha  Samarinda. GM Marketing Communication Medina, Dewi Hendrati juga mengatakan bahwa Medina ingin menjadi inspirasi bagi banyak perempuan Indonesia.

“Dengan menggandeng komunitas, saya berharap ilmu dan pengalamannya tidak berhenti begitu saja. Berbagai inspirasi yang dibagi ini saya harap dapat terus disampaikan ke perempuan-perempuan lain di lingkungan sekitar,” tutup Dewi.

Sebelum sesi talkshow dimulai, keynote speaker yang hadir adalah Bapak Kiswandi dari BKKBN Kota Samarinda. Beliau sangat senang bahwa sebagai produk halal, Medina bisa membuka ladang bisnis baru bagi ibu-ibu, karena para peserta yang datang adalah binaan mereka dari BKKBN dan UPPKS yang juga merupakan tempat bagi ibu-ibu untuk berbagi usaha.

Ada dua topik yang dibahas pada sesi kali ini. Pertama, Woman Enterpreneurship, Membangun Bisnis, Meningkatkan Kreasi dan Inovasi bersama Hj. Nurhasanah, Ketua Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Samarinda. Kedua, ada pembahasan smart parenting bersama Aulia Suhesty, Spi., M.Psi.

Sesi Pertama diawali oleh Hj. Nuhasanah, Ia membahas tentang Woman Entrepreneurship yang lebih menekankan tentang bagaimana cara memulai bisnis yang akan dilakukan. Meskipun bu Nur sempat menyinggung tentang bisnisnya yang sudah berhasil, ia juga pernah gagal. “Ya, untuk memulai sebuah bisnis itu harus diikuti dengan keinginan yang kuat dari diri sendiri dan harus berani gagal”, ujarnya.

Masih dalam sesi yang sama, beliau meyakinkan para peserta bahwa jika usaha kita bangkrut, kita harus mau untuk bangkit lagi, jangan pernah untuk menyerah. Peserta semakin antusias pada saat Bu Nur membuka sesi tanya jawab dengan peserta. Ia menyampaikan kepada peserta untuk wajib memiliki satu bisnis. Jika sudah ada, Ia akan dengan siap membantu peserta dari ranah pemasaran dan lainnya.

Selanjutnya, Pembicara kedua oleh bersama Aulia Suhesty, Spi., M.Psi yang membahas tentang Smart Parenting. Ibu Aulia lebih menekankan bagaimana kita sebagai orangtua harus bisa mengelola waktu. Jadi, mengerti kapan harus memberikan waktu yang tepat untuk anak. Sebagai orangtua yang bekerja, ketika saatnya bekerjapun harus berkomitmen dengan pekerjaan yang dijalani dan harus diselesaikan. Sedangkan pada saat berada di rumah, kita kembali sebagai seorang ibu yang seutuhnya.

Beliau menegaskan, kita harus ada pada saat anak membutuhkan kita. “Misalnya pada saat anak kita ingin bercerita, “Ma, aku mau bercerita” jangan mengeluh, ujarnya. Meskipun kita mempunyai banyak masalah janganlah mengeluh . Intinya, berbicara dan komunikasikanlah segala sesuatu dengan baik kepada anak.

 

Loading

Search

Menu

Close