4 Kunci Penting dalam Memilih Partner Berbisnis

4 Kunci Penting dalam Memilih Partner Berbisnis

30 Agustus 2017

Memilih mitra atau partner bisnis yang hendak bunda jalankan adalah salah satu tahapan yang harus bunda tangani sendiri. Bunda tentu tidak ingin kan menggadaikan cita-cita bunda dalam bisnis hanya karena salah memilih partner untuk berbisnis. Untuk mencegah hal-hal buruk tersebut terjadi, Medina mengutip dari laman Entrepreneur.com telah mengumpulkan kiat-kiat penting untuk Bunda. Mari langsung disimak saja, Bun!.

1. Pentingnya kepercayaan

Kepercayaan adalah barang mahal dalam membangun sebuah bisnis bersama. Penting bagi Bunda yang ingin mencari partner bisnis untuk memilih mereka yang Bunda kenal sebelumnya. Mulailah dari lingkungan sekitar, entah itu dari lingkaran sosial pertemanan atau pun keluarga. Teman dekat atau anggota keluarga, tidak sepenuhnya bisa menjadi partnet penentu kesuksesan bisnis bunda. Ada baiknya bunda mempertimbangkan kemampuan dan latar belakang keahlian calon partner bunda untuk bisnis yang sedang bunda rintis.

2. Secara finansial dan emosional stabil

Meskipun tampak berlebihan, tapi Bunda harus melihat kondisi financial dan emosional calon partner bisnis. Dalam laman malajah daring Entrepreneur.com disebut bahwa seseorang dalam situasi keuangan yang genting mungkin lebih cenderung mengorbankan kesuksesan bisnis jangka panjang untuk keuntungan cepat. Di sisi lain, Bunda harus memilih orang yang secara emosional bisa dibilang stabil.

Sehari-hari, atau banyak waktu, Bunda akan habiskan dengan orang ini. Dunia usaha dikenal sangat dekat dengan tuntutan pekerjaan yang tinggi, sehingga dapat menguras emosi. Bayangkan ketika suatu waktu Bunda berhalangan, orang pilihan tersebutlah yang nantinya akan mewakili atau mengambil alih sementara peran Bunda. Jadi pastikan mereka mampu menahan tekanan.

3. Saling melengkapi ihwal keterampilan

Layaknya Ying and Yang yang saling melengkapi, Bunda disarankan tidak memilih pasangan yang memilki kemampuan persis seperti Bunda. Kemampuan partner Bunda seharus melengkapi dan bukan menduplikat. Dengan begitu, bisnis bisa berkembang karena perbedaan kemampuan dan insight yang dimiliki. Perbedaan keterampilan akan saling melengkapi satu sama lain, dan dapat mengandalkan kekuatan masing-masing.

4. Memiliki visi sama

Selanjutnya adalah visi. Bicarakan secara intim terlebih dahulu tentang tujuan-tujuan bersama, dan buat tujuan tersebut menjadi tujuan bisnis yang jangka panjang. Jadi pastikan masa depan yang ingin Bunda gapai dan telah Bunda bayangkan sesuai dengan cita-cita yang dimiliki partner bisnis Bunda. Jika terdapat perbedaan-perbedaan pandangan, terutama hal yang bersifat fundamental, siap-siap saja Bunda menemukan perdebatan dalam hubungan bisnis tersebut. Oleh karena itu, untuk mencegah risiko tersebut, satukan dahulu visi dan misi Bunda dan calon partner di awal.

Membangun bisnis bersama partner memang bukan hal yang mudah, tapi Bunda bisa membuatnya menjadi lebih mudah jika mengaplikasikan poin-poin di atas. Semoga bisnis yang akan Bunda jalankan mengalami kelancaran yang tiada tara ya… Good luck, Bun!

 

Loading

Cari

Menu

Tutup