5P Agar Makanan Terhindar dari Kontaminasi Bakteri

5P Agar Makanan Terhindar dari Kontaminasi Bakteri

25 Juli 2018

Makanan merupakan perantara yang baik untuk bakteri berkembang biak. Bakteri yang terdapat di makanan tumbuh karena berbagai hal, seperti tidak membiasakan mencuci tangan dengan bersih, kontaminasi silang, suhu penyimpanan dan pemasakan, dan kontaminasi makanan dari limbah. Kontaminasi dapat terjadi bahkan sejak Anda membeli bahan makanan di pasar hingga ketika waktu makan datang.

Ada banyak cara yang bisa membuat buah dan sayuran terkontaminasi oleh kuman dan bakteri, misalnya melalui air yang digunakan untuk irigasi atau pupuk organik di kebun, hingga kotoran hewan yang mengenai buah dan sayuran juga bisa menjadi penyebabnya.

Buah dan sayuran juga bisa terkena kuman dari peralatan dapur Anda, seperti pisau, talenan, panci, dan perangkat lain yang Anda gunakan pula untuk memproses daging mentah atau makanan laut. Daging mentah dikenal menyimpan banyak kuman yang bisa menyebar ke peralatan dapur yang bersentuhan dengannya. Tangan juga merupakan tempat penyebaran kuman yang paling nyata tapi sering kali tidak disadari saat Anda sedang mengolah makanan.

Bunda perlu mengingat 5P ini sebelum konsumsi makanan

Sebelum mengonsumsi makanan, lakukanlah 5P di bawah ini agar terhindar dari kontaminasi bakteri.

  1. Pemilihan Bahan Makanan

Ketika berbelanja, sebaiknya pisahkan daging, daging unggas, dan seafood dengan bahan makanan jenis lain pada keranjang belanjaan Bunda. Saat memasukkan ke dalam plastik, pisahkan bahan makanan tersebut dengan makanan dan barang lainnya. Lapisi bahan makanan tersebut dengan plastik, agar tidak menyebabkan kontaminasi ke bahan makanan lain.

2. Penyimpanan Makanan

Tempatkan makanan mentah seperti daging-dagingan dan seafood ke dalam tempat plastik. Tempatkan telur di karton khusus untuk menyimpan telur dan simpan ke dalam kulkas dengan segera setelah dibeli.

Bila Bunda mempunyai koleksi Frosta Food Keeper yang dapat menyimpan berbagai bahan makanan di kulkas, pasti  dapat memudahkan Bunda untuk mengatur bahan makanan di rumah serta bisa menjaga kebersihan dan terhindar dari bakteri. Bunda bisa mendapatkan Frosta Food Keeper Set.

3. Persiapan dan memasak makanan

Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir dan bersihkan area sekitar dapur. Hal ini perlu dilakukan karena bakteri dapat dengan mudah menyebar di area dapur melalui talenan dan berbagai alat lain yang telah dipakai untuk menyiapkan makanan. Gunakan kain bersih yang sudah dibasahi dengan air sabun hangat untuk membersihkan permukaan-permukaan meja dapur. Jangan lupa untuk sering-sering mencuci kain yang telah dipakai tersebut, agar tidak ada bakteri yang tertinggal. Jangan lupa gunakan talenan dan pisau yang berbeda untuk setiap jenis bahan makanan, bedakan talenan dan pisau untuk memotong sayuran dengan bahan makanan yang basah seperti daging.

4. Pencucian dilakukan di rendaman air

Bilas buah-buahan segar dan sayuran dengan air yang mengalir untuk menghilangkan kotoran yang terdapat di permukaan buah dan sayuran. Buang lapisan terluar pada selada atau kubis. Bakteri dapat tumbuh dengan baik pada permukaan buah atau sayuran, oleh karena itu jangan tinggalkan buah atau sayuran yang sudah terpotong di udara terbuka selama berjam-jam.

5. Penyajian makanan

Untuk penyajian, selalu gunakan peralatan bersih. Jangan menempatkan makanan yang telah dimasak kembali di wadah yang sama saat sebelum bahan makanan itu mentah.

Selain melakukan 5P, ada hal penting yang perlu Bunda perhatikan yaitu selalu jaga kebersihan dapur demi menjaga makanan terbebas dari kuman. Jangan lupa untuk membersihkan kulkas secara Bunda secara teratur. Sebelum mencuci sayur dan buah jangan lupa untuk mencuci tangan hingga bersih karena semua yang Bunda sajikan berhubungan langsung dengan kedua tangan Bunda.

Setelah mengetahui tips ini semoga Bunda selalu ingat untuk selalu menjaga makanan dari kontaminasi bakteri dengan memperhatikan bahan makanan apa saja yang terkandung di dalam makanan tersebut serta kebersihannya, pastikan kemasan makanan tidak rusak (berlubang, sobek, berkarat atau penyok).

Apabila Bunda tertarik untuk melihat produk-produk Medina bisa didapatkan di Dusdusan.com atau hubungi TDS atau DDC partner terdekat di kota Anda!

 

Loading

Cari

Menu

Tutup