Tips Berbagi Peran dengan Ayah dalam Mengasuh Anak

Tips Berbagi Peran dengan Ayah dalam Mengasuh Anak

29 Agustus 2017

Dalam keluarga, Bunda punya peran yang lebih kompleks dibanding Ayah. Namun, meski tidak sebanyak peran yang dijalankan Bunda, Ayah juga memegang peranan penting dalam hal mengasuh anak. “Dalam beberapa kasus, kasih sayang seorang Ayah penting bagi psikologis dan kepribadian anak”, kata Ronald P. Rohner, Ph.D., Direktur Pusat Studi Penerimaan dan Penolakan Orangtua di University of Connecticut di Storrs.

Nah, terkait dengan peranan ayah yang juga penting bagi tumbuh kembang si kecil, berikut Medina paparkan tips untuk berbagi peran dengan ayah dalam mengasuh anak, dilansir dari The SpruceSelamat menyimak!


Bernegosiasilah

Orangtua, baik Ayah maupun Bunda memiliki pendekatan yang berbeda satu sama lain dalam hal pola asuh anak. Dengan perbedaan ini, orangtua perlu menemukan cara yang nyaman dimana keduanya bisa melakukan pendekatannya masing-masing demi kebaikan anak. Perbanyaklah berkomunikasi, bicara tentang perbedaan persepsi kemudian mulailah bekerja sama dan berkompromi untuk menemukan cara yang tepat dalam mengasuh anak.


Jangan sungkan memberi Ayah pelatihan

Jika Ayah banyak menghabiskan waktu di tempatnya bekerja ketimbang di rumah, bukan tidak mungkin jika dia tidak tahu persis bagaimana cara mengasuh anak. Terutama dalam hal-hal yang sifatnya praktis, seperti mengganti pampers atau membuatkan makanan anak, misalnya. Beri tahu dan ajarkan Ayah untuk melakukan hal-hal praktis yang tidak dia ketahui. Jika Bunda mengajaknya untuk sama-sama mengasuh anak, Ayah akan dengan senang hati membantu, meskipun lewat hal-hal kecil.


Tangguhkan keputusan pada orangtua yang lebih dominan

Pada saat orangtua memiliki pendekatan yang berbeda, tentukan terlebih dahulu untuk mengizinkan orangtua mana yang lebih dominan untuk memberi keputusan. Ketika dihadapkan pada suatu masalah, anak-anak akan mencoba memanipulasi dengan mendekat pada orangtua yang lebih bisa diajak kompromi, namun berpotensi merusak pola asuh yang baik. Tentukan kepada siapa pengambilan keputusan terakhir bisa diambil – yang mana dia adalah orangtua dengan lebih banyak aturan atau struktur yang ketat.


Pegang teguh nilai-nilai yang telah disepakati bersama

Ketika kedua orangtua ingin mengajarkan dan memperkuat nilai-nilai yang sama, gaya pengasuhan yang berbeda akan membantu anak untuk lebih bisa menyerap nilai-nilai tersebut. Apapun permasalahan yang sedang dihadapi, berpegang teguhlah pada nilai-nilai yang telah disepakati bersama. Hal ini juga membantu anak untuk terbiasa melakukan hal-hal positif yang telah orangtua tanamkan sejak dini.


Minta bantuan orang lain

Adakalanya orangtua mengalami kesulitan dalam menentukan pola asuh yang tepat bagi anak, terutama jika masing-masing dari mereka sama-sama ingin menonjolkan pendekatannya. Hal ini akan menimbulkan konflik mengenai gaya pengasuhan. Pertimbangkan untuk menemui terapis keluarga, teman terpercaya atau orangtua untuk mendiskusikan hal ini dan mencari jalan keluarnya. Atau, Bunda juga bisa ajak Ayah untuk mengikuti kelas parenting yang ditawarkan oleh program sekolah untuk mengatasi masalah semacam ini.


Bekerjasama untuk berbagi peran dengan Ayah dalam mengasuh anak memang membutuhkan waktu khusus. Namun jika Bunda bisa melakukannya dengan baik dengan si Ayah, maka akan berdampak positif bagi tumbuh kembang anak.


 

Loading

Cari

Menu

Tutup