Anak Susah Dibangunkan? Bunda Perlu Coba Trik Ini

Anak Susah Dibangunkan? Bunda Perlu Coba Trik Ini

19 Agustus 2017

Salah satu hal yang menjadi pe-er Bunda saat mengurus anak adalah kesulitan membangunkannya di pagi hari. Terlebih saat anak harus kembali beraktivitas setelah menikmati waktu liburannya selama beberapa minggu. Membangunkannya lebih awal agar tidak terlambat masuk sekolah tentu menjadi tantangan tersendiri.

Bunda tidak perlu marah apalagi membentak anak, beberapa cara berikut bisa Bunda terapkan untuk membangunkan anak yang sulit dibangunkan.


Atur waktu tidur

Jill Spivack, LCSW, salah satu penulis The Sleep Easy Solution menyarankan untuk menetapkan jadwal tidur untuk anak, seperti dilansir dari WebMD. Banyak penelitian telah menunjukkan bahwa kurang tidur dapat menghambat kesehatan fisik dan mental. Hasil studi yang dilakukan terhadap siswa kelas empat dan enam yang kehilangan satu jam tidur selama beberapa malam menunjukkan bahwa kemampuannya untuk memperhatikan dalam kelas menjadi menurun, termasuk juga hasil tes yang dinilai lebih buruk. Jelaskan pada anak tentang pentingnya tidur cukup agar mereka juga bisa maksimal saat belajar di sekolah.


Atur rutinitas

Jika Bunda ingin mengatur waktu tidur anak agar ideal, maka Bunda juga harus mengatur rutinitas harian anak termasuk pada malam hari. Misalnya, makan malam di jam yang sudah ditentukan. Hindari kemungkinan anak telah makan, apalagi di waktu malam hari karena hal ini juga akan berpengaruh terhadap aktivitas anak berikutnya, termasuk tidur. Selain itu, batasi juga waktu bermain, menonton TV, ataupun penggunaan gadget yang sekiranya bisa membuat jam tidurnya menjadi ngaret. Buat aturan tentang hak dan konsekuensi apa saja yang bisa anak dapatkan, terutama yang berkaitan dengan jam tidurnya.


Buka jendela atau nyalakan lampu

Saat tidur, alangkah lebih baik jika Bunda mematikan lampu kamar anak dan membiarkannya tidur dalam kondisi gelap. Hal ini dilakukan untuk membantunya mendapatkan tidur yang berkualitas. Begitupun sebaliknya, hormon tidur tidak akan bekerja dengan efektif saat dalam kondisi ruangan dengan cahaya terang. Seperti dilansir dari Mommy Edition, Bunda disarankan untuk membuka jendela dan biarkan sinar matahari masuk ke ruangan si kecil. Itulah gunanya memposisikan kamar tidur yang bisa dijangkau oleh sinar matahari saat pagi hari. Atau, nyalakan lampu sebagai pengganti jika posisi ruangan tak cukup terjangkau masuknya sinar matahari. Dengan begitu, tubuh anak akan menyesuaikan untuk bangun saat kondisi ruangan sudah kembali terang.


Siapkan sarapan

Selain sekolah sebagai kewajibannya, terkadang anak butuh alasan lain untuk bangun pagi. Masakkan menu makanan favoritnya untuk dijadikan sebagai sarapan. Masuklah ke kamar anak, bangunkan ia, lalu katakan jika Bunda telah memasak makanan kesukaannya. Atau justru membawa makanan ke dalam kamar agar anak mencium langsung aromanya. Bukan tidak mungkin jika anak akan tergoda dan segera bangkit dari tempat tidurnya. Cobalah trik ini sekali waktu ya, Bun!


Buatlah kompetisi

Jika Bunda memiliki sedikitnya dua anak, Bunda bisa membuat kompetisi kecil-kecilan. Katakan pada mereka, siapapun yang bangun lebih dulu akan mendapatkan hadiah. Tak perlu muluk-muluk untuk hadiahnya, Bunda bisa belikan makanan kesukaan, memberikan akses istimewa, atau apapun yang membuat anak bersemangat untuk bangun pagi. Jika trik ini berhasil, maka anak akan terbiasa bangun pagi dan Bunda pun tak perlu lagi memberikan imbalan atas kesadarannya tersebut.


Cara-cara yang sudah Medina terangkan di atas bukan cara yang utama untuk membangunkan anak. Perlu kesabaran dan ketelatenan agar anak memiliki kebiasaan untuk bangun pagi dengan kesadaran dan tanpa emosi. Selamat mencoba ya, Bun!


 

Loading

Cari

Menu

Tutup