Sarapan Nasi Goreng Bikin Bosan Anak? Siasati Lewat 5 Menu Kreatif Ini

Sarapan Nasi Goreng Bikin Bosan Anak? Siasati Lewat 5 Menu Kreatif Ini

6 Maret 2017

Nasi goreng dengan list pada menu sarapan di banyak keluarga Indonesia merupakan hal yang tak bisa dipisahkan. Saban pagi, Bunda mungkin bisa rutin membuat nasi goreng untuk sang anak yang hendak pergi ke sekolah. Namun sayangnya, nasi goreng saja ternyata bukanlah ide yang kurang baik untuk mencukupi gizi anak. Apalagi kenyataannya anak bunda akan beraktivitas seharian di sekolah. Di sisi lain, anak Bunda pun sangat mungkin mengalami kebosanan dengan apa yang kerap disuguhkannya di pagi hari.

Nah untuk menyiasati problematika tersebut, Medina akan membagi informasi menu sarapan yang lebih bergizi dari nasi goreng. Selain itu, menu ini nantinya bisa jadi alternatif tersendiri bagi Bunda supaya anak tak bosan. Kira-kira apa saja, ya? Yuk langsung simak saja!

1. Olah telur dan kolaborasikan dengan jamur untuk Bunda jadikan dadar jamur

Alternatif menu sarapan pertama adalah dadar jamur. Menu yang satu ini dijamin penuh gizi dan cocok untuk disantap pagi-pagi. Soal kesediaan, bahan-bahannya pun tampaknya tak sulit untuk Bunda cari di dapur. Telur, jamur tiram, bawang bombay dan daun bawang yang diiris tipis. Cukup itu saja. Kalau pun di dapur tak ada, bahan-bahan tersebut bisa Bunda beli di warung sayur atau supermarket terdekat.

Setelah itu, campur dan kocok semua bahan dengan tambahan garam dan gula secukupnya (sesuai selera), lalu tuangkan ke wajan panas dengan minyak yang tak terlalu banyak. Bolak-balik, dan pastikan Bunda masak sampai matang, lalu sajikan di pagi hari sebagai menu sarapan.

Tak hanya mengenyangkan, jamur tiram juga punya kemampuan untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Jadi tak usah ragu untuk menjadikan menu ini sebagai salah satu pilihan di pagi hari. 

2. Onigiri, olahan nasi a la Jepang dengan beberapa lembar nori bisa jadi alternatif untuk menu sarapan anak

Terdengar seperti bukan asli Indonesia. Makanan yang satu ini memang berasal dari Jepang. Namun menu sarapan yang satu ini bisa Bunda jadikan salah satu alternatif untuk sang anak. Betul, ialah onigiri yang sangat mungkin terlihat ‘wah’ di mata sang anak. Di sisi lain, untungnya, menu onigiri adalah kreasi masakan yang berbahan utama nasi. Jadi tak ada alasan untuk tersugesti lemas dalam menjalani hari. Sebab, banyak orang Indonesia merasa belum makan jika belum memakan nasi. Benarkan, Bun?

Oh ya, untuk menyiapkan onigiri, Bunda tak perlu lama-lama menyiapkannya. Cukup bermodal nasi, isian sesuai selera (entah itu telur atau daging ayam), dan lembaran nori atau rumput laut, Bunda sudah bisa langsung menciptakan onigiri versi Bunda. Bentuk onigiri pun tak harus saklek mirip dengan versi orang Jepang. Bunda dapat memilih sendiri jenis gulungannya seperti apa. Dengan begitu, takkan merasa bosan deh sang anak dalam menghadapi menu sarapannya. 

3. Padupadan roti dengan telur, irisan daging dan sayur akan memberi gizi yang lengkap untuk anak

Jika olahan lauk yang perlu melibatkan nasi membuat bosan sang anak. Maka, tak ada salahnya bagi Bunda untuk menggunakan roti sebagai makanan berkarbohidrat di pagi hari. Sajian yang satu ini pasti sangat praktis bagi Bunda. Hanya saja, agar terlihat lebih menarik bagi sang anak, jangan sekadar telur saja yang jadi isian. Bunda juga bisa menggunakan potongan olahan daging sapi yang bisa ditemui di supermarket atau suwiran daging ayam.

Supaya lebih lezat dan bergizi, tambahkan juga sedikit saus tomat, keju dan sayur-sayuran ke dalamnya. Selain bisa di makan saat sarapan, Bunda juga bisa membekali anak makanan tersebut untuk dibawa ke sekolah. Hal ini bisa jadi keuntungan tersendiri. Kesempatan anak membeli jajanan tak sehat di sekolah dapat makin sempit lantaran anak sudah kenyang dengan makanan yang dibekalnya.

4. Bosan dengan perkedel kentang? Coba saja olah tempe untuk Bunda jadikan kreasi baru dalam membuat perkedel

Tempe adalah salah satu mahakarya asli Indonesia. Meskipun kerap dianggap bahan makanan sederhana, tapi keunggulannya ihwal gizi justru bisa mengalahkan banyak jenis makanan lainnya. Untuk kebutuhan sarapan sendiri, Bunda dapat mengkreasikan sebuah masakan berbahan dasar tempe, yaitu perkedel tempe. Pembuatannya pun tak berbeda dengan membuat perkedel pada biasanya. Hanya saja, peran kentang digantikan tempe. Sajikan dengan secantik mungkin, plus sedikit saus cabe dan tomat, anak Bunda dijamin punya ketertarikan untuk menyantapnya. Yummy.

Makanan yang satu ini baik sekali untuk mengawali hari sang anak. Kandungan protein dari tempe dan nasi yang menjadi makanan pokok akan membuat anak siap menjalani hari-harinya di sekolah. Selamat mencoba, Bunda...

5. Kreasikan brokoli dengan balutan tepung yang krispi. Cocok untuk menyiasati anak Bunda yang anti-sayuran Brokoli Krispy

Selain untuk cemilan, brokoli krispi juga bisa lho Bunda siasati untuk menu sarapan yang ditemani nasi dan olesan saus atau mayonais. Untuk membuatnya pun tak perlu sulit. Bunda hanya perlu beberapa potong brokoli dan tepung bumbu. Dengan caranya yang mudah, persis dan tak berbeda dengan membuat ayam goreng tepung, Bunda bisa memberikan alternatif menu sarapan lain untuk anak yang akan pergi sekolah.

Kalau boleh beropini, di antara sayuran lain yang lezat untuk dibuat krispy, maka brokoli adalah juaranya. Tak heran jika harganya bisa lebih mahal dari sayuran lain. Ya, wajar juga sih jika kita melihat nilai gizi yang ada di dalamnya. Bukan cuma Vitamin C, brokoli juga mengandung senyawa glukorafanin yang merupakan senyawa antikanker sulforafana (sulforaphane). Di sisi lain, brokoli juga mengandung kalsium tinggi. Cocok untuk pertumbuhan anak.

Memasak sarapan untuk anak adalah kesempatan untuk menambah kemampuan berkreasi masakan.

Semoga dengan informasi yang Medina kasih di atas tadi, Bunda nggak kebingungan lagi tentang menu sarapan selain nasi goreng setiap harinya. Oh ya, kalau Bunda punya menu sarapan andalan sendiri, jangan ragu berbagi di kolom komentar ya! Medina tunggu infonya.

 

Loading

Cari

Menu

Tutup